Untuk kedua sahabatku lagi episode kesekian...xb
Sahabatku Sayang,
Maafkan aku tak banyak memberimu kabar tentang keberadaanku didunia ini sekarang..Bukan karena melupakan matamu atau melupakan sapaanmu yang selalu kuingat, tapi karena merasa aku tak lagi mampu bercerita...
Tulisan ini mungkin membantu, sedikit tapi mungkin bagimu memberi arti bahasa yang jelas dan gamblang..mudahmudahan..
Aku sedang merasa berjuang untuk kebahagianku..aku masih mencari, masih menanti..sungguh aku degdegan menantinya.. karena apa yg kupertaruhkan adalah jiwaku..makanya aku degdegan menantinya..
hidupku seperti dimeja Judi..tapi aku itu penjudi kelas kakap yang taruhannya besarbesaran..aku pertaruhkan jiwaku dengan harapan mendapat imbalan kebahagiaan seumur hidup..x) menggelikan ya? but that's my life..
Tapi kartunya belum kebuka sampai detik ini..aku masih dalam penantian..rasanya sumpah gak enak banget..seperti menunggu kereta ditengahtengah rel kerea..
Yah begitulah hidupku..masih tetap merindukan pelukan dan sapaanmu..tapi apa boleh buat dimana ada rindu disitu ada penantian..Aku masih menanti kok..gak pernah berhenti menanti itu..menanti tatapan itu..
Hhmmm..sepertinya begitulah berita dariku..aku sebentar lagi akan kembali..akhirnya penantian itu ada akhirnya..doakan aku ya teman? doakan aku akan mendapatkan kebahagiaanku..seperti aku juga mendoakan kamu dua orang yang selalu mendapat hati di bilikku..
ciaooo for now..
tertanda,
si penjudi kelas kakap.


Hai penjudi kelas kakap, kutunggu kau di Jakarta ku.. hihihi..
I always knew you'll get all the happiness in this world baby ;)
Posted by: Santi | July 5, 2006 11:38 PM