« Sepotong Surat Buat S.A | Main | They Can't Take That Away From Me »

November 19, 2005

Lelakiku dan Perempuan Tak Seberapa Indah Ini

Aku mencintai dia…
Sungguh2 demikian….
Tapi mengapa harus ada ragu dihati yang tak hentinya mengganggu…
Aku ini cinta atau tidak sebenarnya..?

Setiap hari ku teliti kembali semua perasaanku..
Kukuras habis2an semuanya tanpa debu..
Tapi aku yakin aku cinta kepadanya..
Ya betul aku ini cinta kepadanya…

Hari ini, saat matahari mulai terbenam tiba2 ada keberanian untuk mengucapkannya kembali..mengucapkan dihati bahwa cintaku tak terukur kepadanya..Dia pun demikian diucapnya..

Tapi kenapa sulit aku bisa mengerti apa yang ada dididinding hatinya yang terselam 1000 kilo dalamnya dari kenyataan ucapan hati..

Aku mencintai dia, aku tak mampu hidup sedetik pun tanpa dirinya..
Tapi mengapa hati ini harus menyakiti hati cinta yang terukir beribu2 malam
Yang setiap detiknya aku katakan diucap relung mataku bahwa aku mencintai dia..

Sayang, aku tak mampu lagi melihat mu menangisi hati rindumu yang terluka..karena aku sungguh mencintaimu..
Engkau seperti layaknya mata dalam hidupku, kulit dalam ragaku..
Aku mencintamu…Sungguh2 mencintaimu

Mata ini bahkan tak sanggup mengucap kembali kata itu ketika aku membelek darah luka di jiwamu..Aku berdosa, raga dan jiwa kepadamu..Aku tak termaafkan untukmu

Saat seorang perempuan tangguh, kesatria pun tak lagi mampu membendung derasan air duka yang memaksa untuk menjerit…
Saat Logika tidak lagi dapat membuatku bahagia mencari kenyataan hidup yang bagiku menyesakan..

Engkau…Laki2 yang aku cintai selama beribu2 malam yang lalu kupeluki, dan ku ciumi semua hati ragamu yang aku terima seutuhnya tanpa aku sesali sedikitpun..
Karena aku mencintai engkau, tanpa aku menjauhi dirimu untuk tak bersama mereka.

Jangan kau pergi laki2ku…seperti mereka yang tak mengerti arti mencinta..
Seperti mereka yang berlomba2 membuat lubang luka didinding ari relung bengalan jiwaku…

Perempuan tak seberapa indah ini mencintai dirimu dengan sederhana, tanpa topeng keindahan imajiku terhadap keindahan wanita, tanpa sebab yang dapat dia temui saat mencintaimu sedalam magma bumi yang meletup panas…

Laki2ku…aku mencintaimu..

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .